Blog suka suka, Berita terkini, up to date, berita populer , berita unik, berita terkini .
Rabu, 04 Februari 2015
Bripda Nina di mata guru kesayangannya
Bripda Nina Octoviana (22) pasukan anti teror Gegana Brimob Polda Aceh baru menjad pusat perhatian di media massa dan media sosial , ada kesan tersendiri di mata guru kesayangannya. Bripda wanita ini di matanya merupakan sosok siswa yang berbakat.
Bripda Nina adalah salah satu lulusan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) Negeri Penerbangan, Aceh tahun 2013, dan merupakan siswa angkatan pertama lulus.
Guru kesayangan Bripda Nina di ruang dewan guru SMK Negeri Penerbangan Aceh menggunakan seragam coklat, seragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) tengah istirahat. Pulpen di tangan tengah mengisi data kesiswaan di meja kerjanya.
Guru ini bernama Dra Yusmiati, M.Pd, guru yang kerap disebut namanya oleh Bripda Nina Octoviana, alumni SMK Neger Penerbangan, Aceh menjadi pasukan Wanteror Gegana Brimob Polda Aceh.
Selasa, 03 Februari 2015
Indonesia Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum, Iklan Lecehkan TKI di Malaysia
Perwakilan pemerintah Indoneisa di Kuala Lumpur, Malaysia, mempertimbangkan untuk mengambil jalur hukum berhubungat dengan sebuah iklan elektronik yang dinilai melecehkan TKI di Malaysia.
Hal tersebut dikatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir , Selasa (3/2/2015) malam.
"Hari ini pengacara KBRI bertemu membicarakan pilihan jalur hukum," kata Arrmanatha.
Selain itu, karena pihak yang pasang iklan adalah sebuah perusahaan asing yang berdomisili di Malaysia, maka KBRI meminta Kementerian Luar Negeri Malaysia untuk menyampaikan nota diplomatik.
"Ini agar pihak swasta di Malaysia tidak melewati batasan etika," beber Tata.
Iklan Irobot dianggap telah menayangkan kalimat yang dianggap menghina buruh migran Indonesia.
Kalimat yang penghinaan itu terdapat di bagian atas banner iklan, 'Fire Your Indonesia Maid Now!' (Pecat pembantu rumah tangga Indonesia mu sekarang!). Iklan itu mempengaruhi calon konsumen untuk menggunakan produk Irobot untuk membersihkan lantai dan kolam renang.
Apa pendapat anda , tentang iklan ini ?
Hal tersebut dikatakan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir , Selasa (3/2/2015) malam.
"Hari ini pengacara KBRI bertemu membicarakan pilihan jalur hukum," kata Arrmanatha.
Selain itu, karena pihak yang pasang iklan adalah sebuah perusahaan asing yang berdomisili di Malaysia, maka KBRI meminta Kementerian Luar Negeri Malaysia untuk menyampaikan nota diplomatik.
"Ini agar pihak swasta di Malaysia tidak melewati batasan etika," beber Tata.
Iklan Irobot dianggap telah menayangkan kalimat yang dianggap menghina buruh migran Indonesia.
Kalimat yang penghinaan itu terdapat di bagian atas banner iklan, 'Fire Your Indonesia Maid Now!' (Pecat pembantu rumah tangga Indonesia mu sekarang!). Iklan itu mempengaruhi calon konsumen untuk menggunakan produk Irobot untuk membersihkan lantai dan kolam renang.
Apa pendapat anda , tentang iklan ini ?
Senin, 02 Februari 2015
Anak Deddy Mizwar Tantang Tes DNA
Ganteng dan cantik ya cowok dan cewek ini ?
Anak Deddy Mizwar, Lettu Zulfikar Rakita Dewa, dilaporkan seorang janda, Riana Rara Kalsum (40), ke Puspom TNI AD. Zulfikar dituduh telah menghamili Riana dalam sebuah hubungan terlarang di sebuah hotel di Jerman.
Menanggapi hal ini, Zulfikar mengatakan siap diperiksa. Dia tidak ingin nama korps TNI AD ternoda lantaran kasus ini.
Prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 1 Kostrad Cilodong itu juga bersedia, melakukan tes DNA terhadap anak Riana setelah lahir nanti. Hal ini untuk membuktikan benar tidaknya perkataan janda tersebut.
Abraham Samad , ini penjelasan Soal Foto Syur Bersama Feriyani Lim
Beredarnya foto syur mirip Ketua KPK Abraham Samad bersama mirip Feriyani Lim memaksa abraham Samad angkat bicara. Dia menunjukkan foto yang sudah ditelaah ahli forensik.
Foto yang sudah ditelaah dengan beberapa lingkaran merah tersebut dibawa Samad dan ditunjukkan dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/2/2015).
Jokowi menunda pelantikan sang jenderal Budi Gunawan
![]() |
| Komjen Pol Budi Gunawan |
Langganan:
Komentar (Atom)




